Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

DESPICABLE ME 2 : Extra Love For Gru and Extended Minions

Quote:
Agnes: Are you really gonna save the world?
Gru: That's right, baby! Gru's back in the game with cool cars... gadgets... and weapons!

Nice-to-know:
Al Pacino
dan Javier Bardem sempat dikabarkan akan mengisi suara Eduardo sebelum batal dan digantikan oleh Benjamin Bratt.

Cast:
Steve Carell
 sebagai Gru
Kristen Wiig sebagai Lucy
Benjamin Bratt sebagai Eduardo / El Macho
Miranda Cosgrove sebagai Margo
Russell Brand sebagai Dr. Nefario
Steve Coogan sebagai Silas
Elsie Fisher sebagai Agnes
Dana Gaier sebagai
Edith

Director:
Pierre Coffin dan Chris Renaud melanjutkan kerjasama mereka setelah Despicable Me (2010) sukses meraup lebih dari 250 juta dollar di Amerika Serikat saja.

W For Words:
Bagi saya Despicable Me (2010) adalah salah satu animasi 3D terbaik yang pernah dibuat oleh Hollywood. Komposisi warna, gambar dan efek visualnya amat memanjakan mata, bahkan post-credit title nya pun masih ditunggu. Produksi Universal Illumination Pictures ini lantas sukses besar dalam mencuatkan ikon baru di dunia perfilman yaitu the minions, makhluk mungil berwarna kuning dengan seribu satu polah tingkahnya yang mampu mencuri perhatian penonton. Okay, enough with the introduction, who’s going to continue with this sequel?

Mantan penjahat super Gru tengah menikmati masa pensiunnya dengan mengurus ketiga gadis Margo, Edith dan Agnes. Bersama asistennya Dr. Nefario, ia mengembangkan usaha selai dan jelly di laboratorium rahasia dengan bantuan minions. Pada suatu hari, agen Anti Villain League bernama Lucy Wilde menyambanginya dan membawanya bertemu dengan kepala perserikatan Silas Ramsbottom. Tujuannya adalah membujuk Gru untuk menyelidiki hilangnya serum yang dapat mengubah makhluk apapun menjadi monster berkekuatan super.  Bersediakah Gru bertandem dengan Lucy?

Materi yang masih ditulis oleh Ken Daurio dan Cinco Paul ini memang tak lagi menitikberatkan pada petualangan Gru yang taktis dan cool seperti pendahulunya.  Kali ini ‘petualangan’ yang terbilang lebih manusiawi lebih ditekankan yakni aksinya sebagai single parent dan kiprahnya sebagai love chaser. Dua aspek itu kian terasa menutupi misi besar yang tengah dihadapinya. Tebaran elemen slapstik dan komedi satir baik lewat dialog ataupun bahasa tubuh nyaris di setiap bagian nyatanya masih cukup ampuh dalam menggalang tawa lepas penonton.

Carell masih konsisten memberikan aksen Rusia yang pas pada karakter Gru. Pujian patut dilayangkan pada Coogan, Bratt dan Arias yang begitu hidup menyuarakan Silas, Eduardo dan Antonio berturut-turut. Sedangkan Wiig yang dalam prekuelnya mengisi suara Miss Hattie berganti menjadi Lucy yang digambarkan berkepribadian unik dan menyenangkan. Istilah ‘lipstick taser’ mungkin akan terus tertanam di benak anda dalam waktu yang cukup lama. Selain itu masih ada Russell Brand, Ken Jeong, Miranda Cosgrove, Elsie Fisher, Dana Gaier dan lain-lain yang tak ketinggalan sumbangsihnya.

Salah satu daya tarik film jelas ada pada minions yang mendominasi durasinya termasuk digambarkan baik dan jahat sekaligus (tanpa bermaksud spoiler). Lihat bagaimana mereka mengejar ice cream, bersantai di pantai, bermain sambil bekerja dengan multilingual aksen. Saya menangkap ‘hana dul ses’ atau one two three dalam bahasa Korea, ‘masalah’ dalam bahasa Indonesia, gelato dalam bahasa Italia, ‘gan bei’ dalam bahasa Cina dan banyak lagi. Now you know why they got famous all over the world. Nantikan kejutan dari mereka di penghujung kisah yang akan membuat anda terpingkal-pingkal.

Coffin dan Renaud sebagai duo sutradara kreatif yang masih menonjol dalam aspek kedetailan desain visual ini tak lantas dituding sepenuhnya atas degradasi segi cerita karena mengikuti kemauan produser dalam upaya ‘menjual’ Despicable Me 2. Terbukti spin-off Minions rencananya akan mulai diproduksi tahun depan. Sementara itu nikmati saja terlebih dahulu sajian kisah Gru yang happy ending in the most ‘cheesy’ way ini. Who knows it will still entertain you. Don’t forget to see at least its 3D version. Worth your extra money especially get extra ‘love’ in here.

Durasi:
98 menit

U.S. Box Office:
$228.376.775 till
Jul 2013

Overall:
8 out of 10

Movie-meter: