Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

WORLD WAR Z : Reinvent Zombie Invasion For Better Experiences

Tagline:
Remember Philly!

Nice-to-know:
Paramount Pictures lewati proses panjang demi peroleh hak adaptasi novel Max Brooks, World War Z: An Oral History of the Zombie War.

Cast:
Brad Pitt sebagai Gerry Lane
Mireille Enos sebagai Karin Lane
Daniella Kertesz sebagai Segen
James Badge Dale sebagai Captain Speke
Ludi Boeken sebagai Jurgen Warmbrunn
Matthew Fox sebagai Parajumper


Director:
Merupakan feature film kesepuluh bagi Marc Forster setelah Machine Gun Preacher (2010).

W For Words:
Film zombie apocalypse terbaik bagi saya sejauh ini adalah 28 Days Later (2002) yang dilanjutkan dengan sekuelnya 28 Weeks Later (2007) yang sangat British itu. Kini Hollywood mencoba peruntungannya dengan memproduksi film sejenis yang diadaptasi dari novel Max Brooks keluaran tahun 2006. Sebagai daya tarik utama dipasang nama aktor handal, Brad Pitt dengan sederet cast yang belum banyak dikenal publik. Tidak tanggung-tanggung, jadwal rilis film berformat 2D, 3D dan IMAX 3D (di sebagian negara) pada periode summer mengindikasikan rasa percaya diri Paramount Pictures selaku distributor internasional.

Kota-kota besar di dunia mulai hancur karena wabah misterius yang mengganas yakni mengubah manusia normal menjadi zombie hanya dalam hitungan detik. Pihak Pemerintah dan militer Amerika Serikat kelimpungan. United Nations mengutus pegawainya, Gerry Lane melancong ke beberapa negara demi menemukan sumber virus sekaligus mencari penangkalnya. Sebagai imbalan, istrinya Karin dan dua putrinya dijanjikan tempat penampungan aman. Gerry harus berpacu dengan waktu sebelum umat manusia punah walau harus mempertaruhkan nyawanya sendiri. 

Skrip yang digagas oleh empat orang kreatif masing-masing Matthew Michael Carnahan, Drew Goddard, Damon Lindelof, J. Michael Straczynski ini memiliki alur linier. Adegan pembuka sudah langsung menempatkan anda di tengah situasi yang kian memburuk yang dialami tokoh utamanya. Paruh awal sukses memacu adrenalin anda tatkala melihat chaos dimana-mana baik dari sudut pandang orang pertama atau ketiga. Paruh akhir memang tidak terlalu intens karena lebih menekankan pada harapan hidup yang patut diperjuangkan walaupun kecil.

Sutradara Forster berhasil membangun setting ‘tidak biasa’ untuk  eksekusi sebuah premis yang sebenarnya sudah sering diangkat. Budapest, Skotlandia dan UK pun menjadi panggung bertutur yang fresh. CGI yang digunakan juga terbilang mencengangkan sekaligus efektif  dalam merajut ketegangan. Kapan lagi anda bisa melihat ratusan bahkan ribuan zombie yang teramat agresif hingga bisa meleburkan penghalang apapun. Gimmick 3D mungkin bisa meningkatkan intensitas meskipun tidak terlalu membantu ketika pendekatan shaky cam digunakan di beberapa bagian.

Pitt menghidupkan karakter Gerry Lane secara gemilang baik sebagai andalan umat manusia ataupun kepala keluarga yang dibebani tanggung jawab penuh. Kita mungkin akan memanggilnya lucky bastard tapi tetap tak ingin sesuatu yang buruk terjadi padanya sepanjang durasi bergulir. Enos menjaga sisi dramatis film lewat karakter Karin yang samasekali tidak terlihat lemah. Sebaliknya Kertesz menyuguhkan penampilan heroik tentara wanita Israel berambut cepak bak Demi Moore dalam G.I. Jane (1997). Badge Dale, Boeken, Mokoena beserta duo aktris cilik Jerins dan Hargrove mampu mendukung para tokoh inti dalam film. 

World War Z memang menjual pengalaman bagi penonton. Itulah sebabnya banyak penjelasan signifikan yang digelorakan di sana-sini demi menjahit unsur logika dengan kemungkinan yang tak pernah terbayangkan dapat terjadi. Tentunya berbagai konsep menarik tetap dikedepankan termasuk penyelesaiannya yang cukup mindfuck tersebut. Sebuah suguhan summer blockbuster tahun ini yang berbeda karena memadukan drama kemanusiaan dengan action horror post-apocalyptic yang rasanya masih masuk akal. Prepare yourself for a thrilling fast-paced journey from start to finish!

Durasi:
116 menit

U.S. Box Office:
$66,411,834 till Jun 2013

Overall:
8 out of 10

Movie-meter: