Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

EVIL DEAD : You’re All Going To Scream Together


Quote:
Mia: You're all going to die tonight!

Nice-to-know:
Inisial nama lima karakter utama jika dieja akan membentuk kata
D.E.M.O.N.  

Cast:
Jane Levy sebagai Mia
Shiloh Fernandez sebagai David
Lou Taylor Pucci sebagai Eric
Jessica Lucas sebagai Olivia
Elizabeth Blackmore sebagai Natalie
Jim McLarty sebagai Harold
 


Director:
Merupakan feature film pertama bagi Fede Alvarez setelah empat film pendek sebelumnya
.

W For Words:
Hollywood tampaknya kian telaten mendaur ulang horor lawas setelah terakhir Don't Be Afraid of the Dark (2011) dan segera menyusul Carrie (2013). Tak terkecuali produksi terbaru FilmDistrict, Ghost House Pictures dan TriStar Pictures ini. Mudah-mudahan alasannya bukan karena kehabisan ide, melainkan "pelestarian" sebuah karya besar (dikenang sebagai salah satu yang terbaik di genrenya sepanjang masa) demi menjangkau audiens yang lebih luas lagi. Itu harapan saya. Pada akhirnya memang harus siap diperbandingkan satu sama lain, mana yang lebih baik. Bukan begitu?
 
Mia yang kecanduan narkoba terpaksa diisolir di pondok terpencil tengah hutan. Kakaknya David datang menjenguk bersama kekasihnya Natalie dan teman-teman mereka guru Fisika, Eric dan mahasiswi perawat, Olivia. Ketika menemukan buku misterius di lantai bawah, Eric tanpa sengaja merapal mantera pembangkit iblis yang segera merasuki Mia. Satu persatu dari mereka mulai bertingkah aneh dan saling membunuh. David harus mencari cara untuk menghentikan semua itu sebelum hujan darah turun dan iblis mampu berkuasa kembali di bumi. 

Sam Raimi merupakan otak dari Evil Dead yang ditulis dan disutradarainya dalam dua versi resmi yaitu The Evil Dead (1981) dan Evil Dead II (1987) dengan tokoh utama Ashley ‘Ash’ J. Williams. Namun pujian kali ini pantas dialamatkan pada Fede Alvarez dan Rodo Sayagues yang tampak tidak mau terjebak stereotype dengan menggabungkan berbagai plot dari dua pendahulunya dengan penyesuaian yang lebih logis dan modern tentunya. Lihat bagaimana kakak beradik David dan Mia memiliki hubungan sebab akibat yang menjelaskan situasi nyata yang dialami keduanya saat ini.

Alvarez sebagai filmmaker juga menunjukkan taringnya. Sinematografi yang kelam, blocking yang dinamis sampai pengaturan sekuens yang runut menjadikan tontonan satu ini begitu menyenangkan. Memang masih terasa pengaruh gaya Raimi terlebih menyangkut penggunaan efek tradisional untuk membangun horornya. Pengemasan kejutan dari satu adegan sadis dengan yang lainnya juga sukses menciptakan sensasi miris sekaligus magis membius. Tensinya pun terjaga secara maksimal selama kurang dari sembilan puluh satu menit, terima kasih pada lembaga sensor film kita.

Aktor-aktris belia yang belum terlalu dikenal tersebut mampu melebur dalam peran masing-masing. Levy berhasil menghidupkan sosok iblis yang kotor dan menjijikkan di samping Mia yang terlihat liar dan rapuh. Fernandez tak kalah dramatisnya menghadapi pergulatan batin dalam diri David yang merupakan karakter sentral. Pucci kali ini bertugas menonjolkan sisi komedinya sebagai Eric yang konyol dan eksentrik, tokoh yang mungkin akan membuat anda geregetan sejak menit pertama. Sedangkan Blackmore dan Lucas justru menampilkan pesonanya tatkala menjadi  Natalie dan Olivia yang ‘berbeda’.

Evil Dead tampaknya akan tercatat sebagai satu dari sedikit remake tersukses sepanjang sejarah, bahkan lebih daripada inisiatornya yang dikenal sebagai film kelas B. Begitu banyak sick momentdan changeover twist yang digulirkan membuat anda sulit menerka tokoh mana yang bertahan paling akhir. Itupun jika sempat berpikir mengingat begitu intensnya teror berpacu dengan waktu. Penonton lama dan baru dijamin terpuaskan dengan tertawa, menjerit dan meringis bersama di dalam bioskop. Definitely best rare cinematic experiences for truly horror fans who might prefer late night show.

Durasi:
91
menit

U.S. Box Office:
$53.200.013 till May 2013

Overall:
8.5 out of 10

Movie-meter: